Palembang,,, itulah kota pertama dimana ku menginjakkan kaki di luar jawa. Tepatnya pada hari minggu tanggal 5 Juni 2010, sekitar jam 4 sore setelah landing dengan pesawat Batavia Air dari Jakarta. Setelah istirahat beberapa menit bersama temanku, sambil liat-liat situasi bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, akhirnya kami putuskan untuk melanjutkan perjalanan menuju tempat penginapan masing-masing. Aku menuju tempat penginapan di Jalan Demang Lebar Daun yang berada tidak jauh dari bandara, sekitar 15 km. Sedangkan temenku – andhika, menuju ke kontrakan temannya yang ada di dekat Jalan Residen Abdul Rozak, lebih jauh dikit dibandingkan dengan tempat yang kutuju. Dengan taxi tanpa argo saya minta antar ke sebuah penginapan di jalan Demang Lebar Daun. Sekitar 15 menit aku naik kendaraan mewah tersebut akhirnya sampailah ku di tempat tujuan, beberapa teman memang telah menungguku di sana. Akhirnya saya pun beres-beres dan menikmati suasana baru ditempat baru dan tentunya dengan hal-hal baru lainnya.
Pertama beli makan, yakni nasi goreng, harganya cukup mahal dibandingin dengan harga di Jawa yang selama ini pernah ku alami. Esok harinya, tepatnya hari yang banyak orang membencinya yakni senin, setelah selesai memakai seragam dan sarapan pagi disediakan oleh pihak penginapan, kami pun berangkat ke kantor untuk urusan dinas yang ternyata salah tempat. Totalnya 8 orang termasuk saya sendiri, kami dating ke kantor PLN Kit SBS yang letaknya tidak jauh dari penginapan kami. Pihak perusahaan memberi penjelasan yang cukup gambling, bahkan detail kepada kami. Setelah dokumen kami diperiksa ternyata ada ketidaksesuaian lokasi yang kami tuju. Akhirnya kami ditunjukkan ke kantor yang tepat yang sesuai dengan dokumen yang kami bawa yakni di kantor induk PT PLN Kitsum II. Sesampainya di kantor yang baru kami disambut oleh MSDM dan diberi penjelasan mengenai seputar training kami. Sorenya kami ditawari oleh manajer SDM yang baik hati untuk jalan-jalan keliling kota Palembang bersama driver-nya, dengan senang hati kami menerimanya.
Pulang dari kantor kami diantar ke penginapan dan ganti pakaian untuk persiapan jalan-jalan. Malam harinya driver dating lagi dan kami pun jalan-jalan di kota Palembang. Pertama kami singgah di tempat makan yang menjual makanan khas Palembang yakni pempek vico. Kami masuk dan memesan beberapa makanan diantaranya pempek, tekwan dan es kacang, ketiganya merupakan makanan khas Palembang. Selesai makan kami melanjutkan perjalanan lagi yakni jembatan ampera yang melintas di sungai Musi, merupakan sungai terbesar di Sumatera. Disana kami mengambil tempat di tepi sungai dimana posisi jembatan dapat terlihat dengan jelas dari sana. Kami pun foto-foto disana dengan background jembatan ampera sebagai kenang-kenangan. Keesokan harinya kami masuk kantor lagi dan ada pengumuman penempatan untuk traning kami, dan saya pun ditempatkan di Padang bersama satu orang temanku. Sednagkan temen-temen lainnya ditempatkan di Lampung, Bangka dan Belitung. Hari berikutnya, Rabu sekitar jam 11.30 kami berangkat ke Padang dengan naik travel (kendaraan innova tipe diesel). Kami transit di Jambi sekitar jam 8 malam dan dilanjutkan lagi dengan kendaraan yang setipe. Hari kamis sekitar jam 9 pagi kami pun sampai di Padang, di alamat yang kami tuju yakni di daerah Lolong Belanti.
Kaitkata: Jembatan Ampera, Kitsum II, Padang, Palembang, PLN
