Rabu, 8 Juni 2011 selesai mandi, ganti pakaian dan packing membawa baju serta perlengkapan lainnya untuk dibawa ke Kalimantan. Belum sempat saya sarapan karena waktu telah mepet maka saya putuskan berangkat menuju stasiun Purwosari. Sampai di stasiun saya lihat jam di hp ternyata dah jam 7, berarti jadwal kereta prameks dah berangkat 10 menit yang lalu. Saya pun turun di depan stasiun dan menawar taksi yang ada, setelah kami sepakat dengan harganya maka perjalanan ke bandara Adi Soecipto, Jogja saya lanjutkan. Tidak lupa saya pamitan dengan Bapak saya yang telah mengantarkan sampai stasiun. Perjalanan ke bandara dapat ditempuh sekitar 1 jam 15 menit, dan saya pun segera mencari temenku yang membawakan tiketku. Ternyata dia telah siap-siap di depan pintu masuk bandara, kami pun masuk bandara, check-in, dan bayar boarding. Sekitar 30 menit kami menunggu kedatangan batavia air dari Surabaya yang akan dilanjutkan ke Pontianak. Pukul 9 pagi kami memasuki pesawat dan tak lama kemudian pesawat yang saya tumpangi melakukan take off. Saat check in saya pesan kursi dekat jendela, dikasihlah jendela kiri dengan nomor A. Tak lama setelah take off saya lihat pemandangan sebelah kiri pesawat terlihatlah gunung Merapi dan Merbabu yang nampak berjajar di sebelah selatan dan utara. Setelah itu tidak ada pemandangan lainnya yang lebih menarik, saya pun melanjutkan perjalanan dengan pejam mata alias tidur. Saat memasuki pulau Kalimantan saya telah terbangun dan menyaksikan tanah Kalimantan dari udara. Tampaklah hutan, dengan sedikit garis-garis saya perkirakan itu jalan. Yang tidak kalah menariknya adalah sungai, sungai yang populer di Kalimantan Barat yakni sungai Kapuas. Pesawat landing, kami pun turun dari pesawat menuju bandara tempat pengambilan bagasi. Waktu di hape saya menunjukkan pukul 10.30 WIB. Saya bersama para penumpang lainnya yang memakai bagasi menunggu barang bawaan masing-masing yang ditaruh dalam bagasi pesawat. Setelah menunggu cukup lama hingga bagasi yang terakhir, bagasi milik saya berupa koper warna hitam-merah tidak saya temukan. Saya pun menghubungi petugas bandara yang mengurusi masalah bagasi. Beberapa menit kami menunggu akhirnya ada orang yang ngembalikin koper ke petugas karena kelebihan katanya, saya cek koper tersebut ternyata koper milik saya, alhamdulillah ucap saya saat itu. Koper saya ambil dan kami keluar dari bandara Supadio, di luar bandara telah menunggu 2 orang teman kami dan 1 driver yang mengantar dari PLTU Kalbar. Segera kami menghampiri mereka, berkenalan dan masuk mobil, Innova tipe G warna hitam. Kami melanjutkan perjalanan menuju lokasi PLTU yang ada di daerah Jungkat. Sebenarnya perjalanan sampai ke Jungkat bisa ditempuh selama kurang lebih 1 jam, namun tertunda karena ada salah satu temen yang mampir ke bank. Sesampainya di Jungkat, di lokasi PLTU kami berkenalan dengan teman-teman baru dan petualangan saya di Kalimantan dimulai saat itu.
Kaitkata: Bandara Supadio, Jungkat, Kalimantan, PLTU, Pontianak
