Provinsi yang terkenal dengan alamnya yang indah, menjadikannya sebagai incaran bagi para wisatawan utamanya dari kota-kota sekitarnya. Terlihat dalam setiap liburan baik itu sehari dua hari pasti ada kemacetan jalan menuju dan arah Padang-Bukittinggi. Kota Padang sebagai ibukota Provinsinya, memiliki bandara Internasional Minangkabau atau biasa orang menyebutnya BIM. Setelah 3 hari mampir di Palembang maka saya pindah ke Padang, masih sama-sama Sumatera sih namun dah banyak perbedaan. Sebelum saya datang ke Padang pernah dikasih cerita juga bahwa di Sumatera Barat itu banyak tempat wisata. Karena Cuma sebatas cerita maka saya ga seratus persen langsung percaya, dan saya anggap sebagai angin lalu karena memang saat itu masih banyak hal lain yang dipikirkan selain wisata. Sebulan tinggal di Padang hanya saya isi dengan perjalanan mess ke site, selebihnya tidak ada warna lain yang signifikan. O ya masakan Minang, klo di Jawa biasa terkenal dengan masakan Padang, banyak kita temui disini tetapi dengan nama yang agak lain yakni ampera. Entah apa maksud dari nama ampera itu sampai sekarang saya belum tahu asal-muasalnya. Fasilitas kota seperti mall, rumah makan, hotel dan sebagainya tersedia disini. Basko Grand Mall merupakan tempat perbelanjaan yang terbesar saat ini, lumayan lengkap sih cuma satu hal yang menurut saya kurang, yakni area parkir yang kecil, sehingga susah buat kita kalau membawa mobil, apalagi saat akhir pekan, sepertinya itu mall perlu nyewa lahan lagi buat tempat parkir lagi.
Disamping mall tersebut terdapat hotel basko, cocok buat anda yang akan melanjutkan perjalanan via pesawat karena lokasinya ga terlalu jauh dengan bandara. Selain itu masih ada hotel lainnya yang cukup terkenal yakni hotel Pangeran, letaknya di tepi pantai yang masih segaris dengan pantai Padang atau terkenal dengan nama Taplau. Warung makan merupakan salah satu fasilitas yang vital, biasanya kami mengadakan makan-makan di beberapa warung makan non masakan minang, seperti; Solaria yang terletak di dalam Basko Grand Mall dan Plaza Andalas, ada lagi Warung Kito, Ayam Tulang Lunak Hayam Wuruk, Ayam Kremes Krek-Krek, Hau’s Tea, Bakso Mak Nyos yang biasa kami kunjungi saat pulang dari kerja, Bakso Mas Pepen yang menyediakan fasilitas tivi dengan acara special sepakbola dan banyak dikunjungi anak kampus karena memang lokasi di depan kampus Unand, Bakso Mas Tono (bakso rudal), dan lain sebagainya. Untuk Warung Kito kami punya pengalaman buruk karena biasanya pesanan kami ga lengkap atau terkadang datangnya sangat terlambat, dimana teman-temannya dah pada selesai makan menu pesanannya baru datang. Tak ketinggalan kampus negeri ada di sana, Universitas Andalas, beberapa kali kami mengadakan kunjungan kesana. Tidak lupa juga pabrik semen, Semen Padang, tempat kami biasanya mengadakan uji tekan sample beton. Ada hal unik di kota Padang yang mungkin jarang kita jumpai di kota-kota lainnya, angkutan kota banyak dimodif macam-macam dan di dalamnya dibunyikan musik dengan keras. Disamping tampilannya yang unik cara beroperasinya juga unik, yakni ngebut, banyak orang mengatakan itu angkutan tidak butuh penumpang, hehe. Ada juga Kereta Api milik PT Kereta Api Divisi Regional II Sumatera, kereta ini beroperasi tiap Sabtu-Minggu atau disebut juga dengan kereta wisata, jurusan Pariaman dan Solok, biasanya satu lokomotif hanya menarik 4 sampai 5 gerbong. Jika menginginkan wisata ke museum Kereta Api yang di Sawahlunto bisa diakses dari stasiun Padang Panjang kemudian naik kereta jurusan Sawahlunto, disitu nanti akan anda jumpai pemandangan indah di samping kanan-kiri kereta yang susah digambarkan dengan kamera.
Di Padang sendiri hanya ada beberapa tempat wisata itu pun menurut saya kurang menarik karena kurang adanya perawatan dan juga karena kita sering melewatinya. Ada Pantai Air Manis dan Pantai Padang, ada pula pantai Carolina yang biasanya kami lewati saat berangkat dan pulang kerja. Dari ketiga pantai itu baru satu yang pernah saya kunjungi, yakni Pantai Air Manis. Itu pun saya kunjungi karena adanya ajakan dari teman yang berdomisili di luar kota Padang, yakni di Bukittinggi, dan saya berkunjug saat akhir-akhir saya tinggal di Padang. Untuk tempat wisata di luar kota Padang ada banyak, diantaranya Jembatan akar, Pantai Carocok, Pulau Sikuai, Lembah Harau Payakumbuh, Ngarai Sianok Bukittinggi, Danau Maninjau kabupaten Agam, Danau Singkarak, Danau Atas dan Bawah (danau kembar) Solok, Istana Pagaruyung Batusangkar, kota Tua Sawahlunto. Saya pun belum sempat mengunjungi semuanya itu, hanya sebagian saja tetapi sebagian besar.
Kaitkata: Basko, Minangkabau, Padang, Solaria, Sumatera barat, Warung kito

12 Januari 2012 pukul 12:30 am |
Rumah makan solaria di plaza andalas itu letak tepatnya dimana yah??? Di dalam/ disamping?? Lantai berapa?? Tolong di jawab… Makasih…
12 Januari 2012 pukul 6:58 am |
Solaria yang di PA itu di lantai dasar, samping kanan. Deket ama kompleks ATM